You need to enable javaScript to run this app.

STUDI TIRU SMP NEGERI 3 PENGASIH KE SMP NEGERI 4 PENGASIH

  • Jum'at, 08 Maret 2024
  • Tim Kreator
  • 1 komentar
STUDI TIRU SMP NEGERI 3 PENGASIH KE SMP NEGERI 4 PENGASIH

SMP Negeri 4 Pengasih sebagai salah satu sekolah penggerak di kabupaten kulon progo mendapat kunjungan dari SMP Negeri 3 Pengasih dalam kegiatan tersebut  disampaikan  kedua sekolah sepakat untuk berkolaborasi dalam semua kegiatan sehingga menghasilkan Pendidikan yang berkarakter dan mampu memajukan kulon progo. H. Ilyasin, S.Pd., M.Pd selaku kepala SMP Negeri 4 Pengasih menyampaikan “ Mengawali IKM memang penuh liku-liku. Tetapi kemauan keras mengalahkan rintangan  yang ada. Fasilitas belajar sudah amat terbuka. Krn itu tdk ada alasan "sulit"  dengan kemauan dan tanggung jawab. Bersama kita bisa.

 Kolaborasi sekolah dalam kegiatan Sekolah Penggerak adalah sebuah aspek penting dalam inisiatif pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Program Sekolah Penggerak dirancang untuk mengakselerasi pemenuhan standar pendidikan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan peningkatan proses pembelajaran yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi antarsekolah dalam konteks ini dapat mengambil berbagai bentuk, di antaranya:

  1. Pertukaran Guru dan Sumber Daya Pembelajaran: Sekolah-sekolah dapat saling bertukar guru untuk periode tertentu untuk memperkaya pengalaman mengajar dan belajar, serta berbagi sumber daya pembelajaran seperti modul atau materi digital yang telah dikembangkan.
  2. Pelatihan Bersama: Mengorganisir workshop atau pelatihan bersama untuk guru, kepala sekolah, dan staf pengajar dengan mendatangkan narasumber atau ahli pendidikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional mereka.
  3. Pembelajaran Kolaboratif Antarsiswa: Melaksanakan proyek pembelajaran kolaboratif antarsiswa dari sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam program Sekolah Penggerak. Ini bisa berupa proyek penelitian, seni, atau proyek sosial yang melibatkan kerjasama tim antarsiswa dari sekolah yang berbeda.
  4. Penggunaan Teknologi: Memanfaatkan platform digital untuk memudahkan kolaborasi antarsekolah, seperti pembelajaran jarak jauh, forum diskusi online, dan penggunaan aplikasi edukasi untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
  5. Kegiatan Ekstrakurikuler Bersama: Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan siswa dari berbagai sekolah, seperti olahraga, musik, atau klub sains, yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan sosial siswa.
  6. Proyek Komunitas dan Pengabdian Masyarakat: Mengorganisir proyek pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan siswa dari berbagai sekolah untuk bekerja sama dalam menyelesaikan masalah sosial atau lingkungan di sekitar mereka.
  7. Penelitian dan Pengembangan Bersama: Melakukan penelitian atau proyek pengembangan bersama yang melibatkan guru dan siswa dari sekolah-sekolah yang berbeda untuk menemukan solusi inovatif dalam pendidikan atau bidang lainnya.

Kolaborasi antarsekolah dalam kegiatan Sekolah Penggerak tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga memperkuat jaringan antar pendidik dan sekolah, mempromosikan pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, serta memperkaya pengalaman belajar bagi guru dan siswa. Ini juga sejalan dengan salah satu prinsip utama program Sekolah Penggerak, yaitu kolaborasi dan keterbukaan untuk belajar dari yang lain.

Bagikan artikel ini:

1 Komentar

"Lanjutkan. Jaga semangat menunaikan tugas mulia mengawal calon pemimpin bangsa"
12 Mar 2024 17:10 Ilyasin

Beri Komentar

Ilyasin

- Kepala Sekolah -

Profil dan Sambutan Kepala Sekolan SMP Negeri 4 Pengasih  Biografi Nama Lengkap : Ilyasin Tempat...

Berlangganan